Kenali Lebih Dulu Perbedaan Asma Dan TBC, Sebelum Salah Pengobatan

Asma dan Tuberkulosis (TBC) adalah dua jenis gangguan pernapasan yang sering menyerang masyarakat di Indonesia. Mengalami kelainan saat lahir, kondisi lingkungan dan udara yang tidak bersih menjadi salah satu faktor pemicu munculnya dua penyakit ini.

Masyarakat awam terkadang kurang memahamai pengetahuan tentang penyakit. Seperti adanya beberapa jenis penyakit memiliki gejala yang hampir sama, tetapi padahal penyakit itu berbeda.

Asma dan TBC Tuberkulosis menjadi salah satu penyakit yang sering salah paham. Tak jarang ahli medis pun menyatakan diagnosa yang keliru dan membingungkan.

Perbedaan Antara Asma Dan Tuberkulosis (TBC)

Gejala asma dan TBC terlihat mirip sehingga sulit untuk dibedakan oleh orang yang awam. Jika Anda salah satunya, berikut ini perbedaan gejala asma dan TBC yang harus diketahui oleh Anda…

  • Pemicu Asma Dan TBC.

Asma adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh adanya peradangan dan penyempitan saluran udara. Yang mana akan menyebabkan paru-paru memproduksi lendir lebih banyak sehingga makin sulit udara untuk keluar masuk dengan lancar.

Sedangkan TBC adalah penyakit menular yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. TBC biasanya menular karena adanya pertukaran udara yang terjadi antara pengidap TBC dengan orang lain.

  • Sesak Nafas.

Sesak napas saat asma disertai dengan mengi atau yang umum dikenal dengan suara napas seperti siulan. Selain itu, sesak napas pada penderita asma juga disertai dengan nyeri di dada dan tersengal-sengal.

Sesak napas akibat TBC terjadi menetap dan berkelanjutan setiap saat, terjadi karena infeksi yang merusak jaringan paru-paru. Sesak napas pada penderita TBC tidak disertai dengan gejala lain. Terasa seperti sesak napas biasa, saat Anda sedang flu karena terlalu banyak bersin.

  • Batuk.

Batuk adalah salah satu gejala paling umum dari Asma dan TBC. Batuk asma bisa kering dan berdahak, biasanya dahak berwarna putih atau bening. Batuk asma cenderung memburuk pada malam hari, setelah beraktivitas fisik terlalu berat, atau pagi hari saat udara dingin.

Batuk TBC terjadi secara terus menerus dalam kurun waktu yang lama dan tidak berhenti selama kurang lebih dua miggu bahkan lebih. Pasien TBC bahkan bisa mengeluarkan dahak berdarah karena saluran napas yang teriritasi.

  • Perubahan Berat Badan.

Asma tidak akan menyebabkan berat badan turun, tetapi para penderita asma memang disarankan untuk menjaga berat tubuhnya demi menjaga sistem kerja jantung. Jika jantung sehat, maka dengan mudah akan menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh lewat peredaran darah.

Sedangkan TBC menyebabkan berat badan penderitanya menurun. Hal ini disebabkan oleh tingkat stres serta pengaruh obat yang akhirnya menurunkan nafsu makan pasien.

Gejala lain yang menyertai

Selain gejala diatas, orang yang sakit TBC juga sering berkeringat berlebihan tanpa sebab pada malam hari, badan panas dingin dan demam. Demam dan panas dingin muncul sebagai upaya tubuh melawan infeksi di dalam tubuh.

Asma tidak akan menyebabkan gejala tersebut, karena peradangan hanya terbatas pada saluran pernapasan saja.

Rekomendasi Pengobatan Asma Yang Ampuh

Bagi Anda yang menderita berbagai gangguan kesehatan yang berhubungan dengan pernapasan termasuk asma. Dan ingin sembuh dari masalah tersebut, kini telah hadir solusi herbal terbaik yang mampu mengatasi gangguan pernapasan sampai tuntas tanpa kambuh. Anda masih penasaran bukan? Maka silahkan Anda kunjungi => Cara Jitu Mengobati Asma Pada Anak Dan Dewasa

Semoga informasi dari kami bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih

Salam Sehat Keluarga Indonesia 🙂

Post by Spesialis Herbal Indonesia

Kenali Lebih Dulu Perbedaan Asma Dan TBC, Sebelum Salah Pengobatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *